Loading...

REVOLUSI YANG TERLUPAKAN: CITRA PEREMPUAN DALAM KARYA PRAMOEDYA DAN PERLAWANANNYA TERHADAP PATRIARKI

Dibuat pada 1 Jan 2026 oleh Muhammad Azrul Amirullah .

REVOLUSI YANG TERLUPAKAN: CITRA PEREMPUAN DALAM KARYA PRAMOEDYA DAN PERLAWANANNYA TERHADAP PATRIARKI

Penelitian ini mengkaji representasi perempuan dalam karya-karya Pramoedya Ananta Toer sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme dan patriarki yang kerap luput dari perhatian dalam narasi sejarah di Indonesia. Melalui analisis mendalam terhadap tokoh-tokoh perempuan seperti Nyai Ontosoroh dalam Bumi Manusia, Gadis Pantai, dan Larasati, penelitian ini mengungkap bagaimana Pramoedya melampaui peran stereotipikal perempuan sebagai objek penderitaan. Ia justru menggambarkan mereka sebagai subjek yang aktif dan berani dalam memperjuangkan hak serta martabatnya. Perempuan dalam karya Pramoedya memainkan peran sentral dalam menghadapi sistem sosial yang menindas, baik itu feodalisme maupun patriarki, sekaligus berkontribusi signifikan dalam gelombang perjuangan kemerdekaan. Namun, dominasi patriarki yang kuat pada masanya menyebabkan perjuangan mereka sering kali terpinggirkan dan terlupakan, baik dalam teks sejarah maupun dalam kesadaran kolektif. Dengan menggunakan pendekatan kultural dan gender, serta metode analisis teks, penelitian ini menyoroti bagaimana representasi perempuan dalam sastra Pramoedya berkontribusi pada pemahaman ulang sejarah sosial-politik Indonesia. Hasil studi ini menunjukkan bahwa perlawanan perempuan dalam karya-karya Pramoedya merupakan sebuah "revolusi yang terlupakan" yang menuntut pengakuan sebagai bagian integral dari perjuangan kemerdekaan dan kritik sosial terhadap ketidakadilan gender. Temuan ini secara teoritis memperkaya kajian sastra poskolonial dan feminis di Indonesia, sekaligus secara praktis mendorong pembacaan kritis terhadap peran perempuan dalam sejarah Indonesia.